Kabit Savaiye Bhai Gurdas Ji

Halaman - 279


ਦਰਸਨ ਸੋਭਾ ਦ੍ਰਿਗ ਦ੍ਰਿਸਟਿ ਗਿਆਨ ਗੰਮਿ ਦ੍ਰਿਸਟਿ ਧਿਆਨ ਪ੍ਰਭ ਦਰਸ ਅਤੀਤ ਹੈ ।
darasan sobhaa drig drisatt giaan gam drisatt dhiaan prabh daras ateet hai |

Melihat dengan mata kepala sendiri Guru Sejati yang bagaikan Tuhan yang sangat dipuja, Sikh yang setia dari Guru Sejati memperoleh pengetahuan ilahi. Dengan memfokuskan pikiran pada visi Tuhan Guru, seseorang terbebas dari menyaksikan kesenangan duniawi.

ਸਬਦ ਸੁਰਤਿ ਪਰੈ ਸੁਰਤਿ ਸਬਦ ਪਰੈ ਜਾਸ ਬਾਸੁ ਅਲਖ ਸੁਬਾਸੁ ਨਾਸ ਰੀਤ ਹੈ ।
sabad surat parai surat sabad parai jaas baas alakh subaas naas reet hai |

Ketika suara Naam Simran masuk ke telinga, kemampuan konsentrasi seorang murid Guru berpaling dari suara dan modus lainnya. Harumnya sabda Guru yang begitu gaib, lubang hidung menjadi terbebas dari segala bau lainnya.

ਰਸ ਰਸਨਾ ਰਹਿਤ ਰਸਨਾ ਰਹਿਤ ਰਸ ਕਰ ਅਸਪਰਸ ਪਰਸਨ ਕਰਾਜੀਤ ਹੈ ।
ras rasanaa rahit rasanaa rahit ras kar asaparas parasan karaajeet hai |

Lidah orang yang melakukan meditasi menjadi asyik dengan kesenangan Naam Simran dan kehilangan semua selera duniawi lainnya. Tangan ketika mampu menyentuh dan merasakan Tuhan yang tak terjamah terbebas dari kesan-kesan menyentuh hal-hal duniawi

ਚਰਨ ਗਵਨ ਗੰਮਿ ਗਵਨ ਚਰਨ ਗੰਮਿ ਆਸ ਪਿਆਸ ਬਿਸਮ ਬਿਸ੍ਵਾਸ ਪ੍ਰਿਅ ਪ੍ਰੀਤ ਹੈ ।੨੭੯।
charan gavan gam gavan charan gam aas piaas bisam bisvaas pria preet hai |279|

Kaki orang yang berorientasi pada Guru melangkah menuju jalan Guru Sejati. Mereka berhenti bepergian atau pergi ke arah lain. Baginya satu-satunya keinginannya untuk bertemu dengan Tuhan yang terkasih adalah sesuatu yang unik dan menakjubkan. (279)