Kabit Savaiye Bhai Gurdas Ji

Halaman - 222


ਮਨ ਮਧੁਕਰਿ ਗਤਿ ਭ੍ਰਮਤ ਚਤੁਰ ਕੁੰਟ ਚਰਨ ਕਮਲ ਸੁਖ ਸੰਪਟ ਸਮਾਈਐ ।
man madhukar gat bhramat chatur kuntt charan kamal sukh sanpatt samaaeeai |

Pikiran mengembara seperti lebah ke empat penjuru. Namun dengan berlindung pada Guru Sejati dan dengan berkah dari Naam Simran, dia melebur ke dalam kedamaian dan kenyamanan keseimbangan.

ਸੀਤਲ ਸੁਗੰਧ ਅਤਿ ਕੋਮਲ ਅਨੂਪ ਰੂਪ ਮਧੁ ਮਕਰੰਦ ਤਸ ਅਨਤ ਨ ਧਾਈਐ ।
seetal sugandh at komal anoop roop madh makarand tas anat na dhaaeeai |

Begitu debu suci kaki Guru Sejati yang menenangkan, wangi, halus dan sangat indah diterima, pikiran tidak mengembara ke segala arah.

ਸਹਜ ਸਮਾਧਿ ਉਨਮਨ ਜਗਮਗ ਜੋਤਿ ਅਨਹਦ ਧੁਨਿ ਰੁਨਝੁਨ ਲਿਵ ਲਾਈਐ ।
sahaj samaadh unaman jagamag jot anahad dhun runajhun liv laaeeai |

Karena hubungannya dengan kaki suci Guru Sejati, dengan tetap berada dalam kondisi kehendak ilahi dan kondisi meditasi yang tenang dan selalu menikmati sekilas pancaran cahaya, ia tetap asyik dengan musik surgawi yang merdu dan tak terbendung.

ਗੁਰਮੁਖਿ ਬੀਸ ਇਕੀਸ ਸੋਹੰ ਸੋਈ ਜਾਨੈ ਆਪਾ ਅਪਰੰਪਰ ਪਰਮਪਦੁ ਪਾਈਐ ।੨੨੨।
guramukh bees ikees sohan soee jaanai aapaa aparanpar paramapad paaeeai |222|

Percayalah! Seorang Sikh yang taat pada Guru Sejati menjadi sadar akan Tuhan Yang Maha Esa yang melampaui segala batas. Dan dengan demikian ia mencapai keadaan spiritual tertinggi. (222)