Berkat kerja keras Naam Simran yang tiada habisnya dalam melayani seorang Guru Sejati, pujian sehelai rambut seorang Gursikh tidak ada habisnya. Maka Satguru yang tidak dapat diakses dengan kebajikan yang tak terhitung jumlahnya adalah gudang harta karun pujian.
Mereka yang menaati perintah Guru Sejati mereka; mereka yang menyatu dengan Gurunya; kata-kata mereka tidak dapat dievaluasi. Maka kata-kata ilahi dari seorang Guru Sejati, Gyan (pengetahuannya) dan refleksi atas ajarannya berada di luar pemahaman.
Ketika seseorang yang selaras dengan Guru Sejati, yang bermeditasi pada nama-Nya, pandangan sekilas saja sudah cukup untuk membuat penerimanya berlayar melintasi lautan. Maka intensitas kekuatan seorang Guru Sejati tidak dapat dipahami.
Menemani seseorang sejenak, yang tenggelam dalam meditasi nama Tuhan memberkati seseorang dengan kebahagiaan, kegembiraan dan ramuan kehidupan. Seperti Tuhan yang tidak bisa dihancurkan, Satguru adalah lambang kebahagiaan abadi. (73)