Makhluk hidup perempuan (jeev Istri) yang telah mendapat kemurahan dari Guru Guru Sejati, wujud nyata Tuhan, menjadi berbudi luhur dan terpuji karena berkah keindahan spiritual kepadanya. Itulah yang benar-benar disebut keindahan.
Dia yang dicintai oleh tuan tercintanya, dijadikan pengantin yang sangat menggemaskan oleh-Nya. Orang yang selalu asyik dengan rona meditasi Tuhan, sungguh adalah wanita menikah yang diberkati.
Mahluk hidup perempuan (pencari) yang mendapat kemurahan hati dari majikan tercintanya, semua keinginannya dipenuhi oleh-Nya. Berdasarkan sifat superiornya, dia berperilaku baik dan itu membuatnya terkenal sebagai wanita cantik dalam arti sebenarnya.
Wanita pencari yang disukai oleh Guru Sejati terkasih, dia diberkati dengan menikmati ramuan Nam cinta kasih Tuhan. Orang yang meminum ramuan ilahi dalam-dalam adalah orang yang dicintai dalam arti sebenarnya. (209)