Pentingnya berkumpul bersama murid-murid Guru Sejati yang taat sangatlah penting. Karena cintanya kepada Guru Sejati, tempat ini menjadi indah.
Murid Guru mencari sekilas Guru Sejati. Karena melihat Guru Sejati, perhatiannya dari kepentingan lain memudar. Dengan pandangan sekilas, dia menjadi tidak menyadari semua yang ada di sekitarnya.
Bersama murid-murid Guru, seseorang mendengar melodi kata-kata Guru dan hal itu menghilangkan mendengarkan melodi-melodi lain yang memenuhi pikiran. Dalam mendengarkan dan mengucapkan kata-kata Guru, seseorang tidak suka mendengarkan atau mendengarkan pengetahuan lain.
Dalam keadaan ketuhanan ini, seorang Guru Sikh melupakan semua kebutuhan fisiknya seperti makan, memakai, tidur, dll. Ia menjadi bebas dari pemujaan fisik dan menikmati Naam Amrit, selalu menjalani keadaan gembira. (263)