Senjata-senjata itu, yang bersentuhan dengan armor, menusuk tubuh
Kharg rusak
Tiang-tiangnya pecah dan percikan api keluar darinya.507.
tarian kuda,
Kuda-kuda menari dan para pejuang bergemuruh
Pahlawan jatuh,
Mereka terjatuh saat melepaskan anak panahnya.508.
Para prajurit berayun,
kuku berputar-putar,
Para pejuang telah menenun kainnya
Melihat gadis-gadis surgawi bergerak, para pejuang berayun dan, dalam keadaan mabuk, melepaskan anak panah.509.
STANZA PAADHARI
Telah terjadi perang yang hebat dan mengerikan.
Dengan cara ini, perang pun terjadi dan banyak pejuang yang gugur di lapangan
Dari sini Lachman dan dari sana Atakai (nama prajurit)
Di satu sisi ada Lakshman, saudara laki-laki Ram dan di sisi lain ada iblis Atkaaye dan kedua pangeran ini bertarung satu sama lain.510.
Kemudian Lachman menjadi sangat marah
Kemudian Lakshman menjadi sangat marah dan meningkatkannya dengan semangat seperti api yang berkobar dengan ganas ketika ghee dituangkan ke atasnya.
(Dia) memegang busur di tangannya dan (kemudian melepaskan) anak panah yang tak ada habisnya.
Dia melepaskan anak panah yang membara seperti sinar matahari yang mengerikan di bulan Jyestha.511.
(Prajurit) menimbulkan banyak luka satu sama lain.
Karena terluka, dia melepaskan begitu banyak anak panah yang tak terlukiskan
(Banyak) pejuang yang syahid karena perang.
Para pejuang pemberani ini asyik bertarung dan di sisi lain, para dewa membunyikan suara kemenangan.512.