Semua prajurit berlari dan berkumpul di satu tempat.
Parshuram yang terkepung (inj).
Dan Parasurama yang terkepung, bagaikan awan yang mengepung matahari.14.
Busurnya berderit,
Dengan derak busur, terdengar suara aneh,
Seolah-olah tetesan hitam (telah naik)
Dan tentara berkerumun seperti awan gelap.15.
Suara yang sangat menakutkan dimulai,
Dengan gemerincing belati, terdengar suara aneh,
Kawanan gajah mengaum
Gajah-gajah mulai mengaum dalam kelompok dan dihiasi dengan baju besi, para pejuang tampak mengesankan.16.
(Para pejuang) cocok dari keempat sisi
Berkumpul dari keempat sisi, kelompok gajah tersebut mulai berkelahi.
Banyak anak panah yang ditembakkan
Tembakan anak panah ditembakkan dan kepala raja hancur. 17.
mengangkat suara keras,
Suara mengerikan terdengar dan semua raja menjadi marah.
Parashuram dikelilingi oleh tentara (eng),
Parashurama dikepung oleh tentara seperti Siwa yang dikelilingi oleh kekuatan Cupid.18.
(Para pahlawan) mengenakan warna perang
Semua terserap dan diwarnai dengan pewarna perang, takut akan kemuliaan orang lain.
Debu yang beterbangan (di kaki) tentara,
Banyak sekali debu yang ditimbulkan oleh (pergerakan) tentara sehingga langit dipenuhi debu.19.
Banyak drum yang dimainkan
Genderang bergema dengan keras dan para pejuang perkasa mulai mengaum.
Para prajurit pun disusun,
Para pejuang saling bertarung seperti singa yang berkeliaran bebas.20.
(Semua) digunakan untuk membunuh
Dengan teriakan “bunuh, bunuh”, para prajurit mengucapkan kata-kata yang mengerikan.
Anggota badannya terjatuh
Anggota tubuh prajurit yang terpotong-potong itu berjatuhan dan tampak ada api di keempat sisinya.21.
(Dari tangan para pejuang) senjata dilepaskan,
Senjata mulai berjatuhan dari tangan dan para prajurit mulai melarikan diri dengan tangan kosong.
(Banyak) yang memainkan biola besi
Kuda-kuda itu meringkik dan berlari kesana kemari dengan gesit.22.
Dengan mengetuk bagian samping
Para pejuang melukai musuh dengan menghujani anak panahnya, mereka juga menepuk-nepuk lengannya.
Para prajurit itu berakar kuat
Para pejuang, dengan menanam belati mereka, meningkatkan niat jahat mereka, melancarkan perang yang mengerikan. 23
Banyak (tentara) yang sekarat,
Banyak luka yang ditimbulkan dan para pejuang yang terluka tampaknya sedang bermain Holi
(Semua prajurit) sedang menghujani anak panah
Menghujani anak panahnya, semua menginginkan kemenangan.24.
(Banyak pejuang) biasa terjatuh setelah makan bhavatni
Seolah-olah bilahnya sedang berayun.
Senjata dan baju besi (banyak) yang rusak
Para pejuang berkeliaran dan berjatuhan seperti berayun, setelah senjatanya patah dan menjadi pohon tanpa senjata, para pejuang itu melesat pergi.25.
Sebanyak musuh datang (di depan),