Mendengar berita ini, dia, dengan sangat sedih, menundukkan kepalanya ke bumi.440.
Akhiri bab yang berjudul ��Pembunuhan Kumbhkaran� di Ramavtar di BACHHITTAR NATAK
Sekarang dimulailah deskripsi perang dengan Trimund :
STANZA RASAAVAL
(Kemudian Rahwana) mengirimkan setan Trimunda
Sekarang Rahwana mengirim iblis Trimund yang memimpin pasukan
(Dia) adalah seorang pejuang yang mengenakan warna perang
Prajurit itu unik seperti potret dan iblis yang sangat marah.441.
Mar lau, mar lau, berbicara
Dia berteriak “Bunuh, Bunuh” dan mengeluarkan aliran anak panah,
(Di depannya) Hanuman dengan marah
Dengan penuh amarah Hanoman berdiri dengan kokoh di medan perang.442.
(Hanuman mengambil pedang dari tangan Trimund).
Hanuman merebut pedang iblis itu dan dengan pedang yang sama dia memukul lehernya.
(Demikianlah) membunuh si bermata enam (Trimund).
Iblis bermata enam itu terbunuh, melihat siapa para dewa tersenyum di langit.443.
Akhiri bab yang berjudul ��Pembunuhan Trimund��� di Ramavtar di Bachittar NATAK.
Sekarang mulailah deskripsi perang dengan menteri Mahodar :
STANZA RASAAVAL
Penguasa Lanka (Ravana) mendengar (kematian Trimund).
Ketika Rahwana mendengar berita tentang kehancuran prajuritnya, dia memegang keningnya dengan sangat sedih.
(Kemudian) mengonsumsi alkohol
(Untuk melupakan penderitaannya), dia dalam kesombongannya meminum anggur.444.
Menarik busurnya dengan kuat
Terdengar suara tarikan busur dan anak panah dihujani,
Dan para pejuang yang sabar
Pejuang yang gigih seperti Mahodar memegang pedang mereka dan berdiri kokoh dengan kesabaran.445.
MOHINI STANZA
Terdengar suara genderang yang bergoyang.
Perisai berbunyi seperti genderang dan terdengar suasana perang yang bergejolak
Nafiri terdengar keras.
Suara seruling memenuhi keempat arah dan simbal kecil dengan warna berbeda berbunyi.446.
Ombak yang meluap bergema,
Suara gendangnya seperti gaung rombongan burung merak saat melihat awan di bulan Sawan
Kuda bersayap melompat,
Kuda lapis baja itu melompat dan para prajurit asyik berperang.447.
Gajah perkasa dengan gading besar berkeliaran,
Gajah-gajah yang mempunyai belalai dan gading menjadi mabuk dan para pejuang yang berkumis menakutkan menari-nari
Seluruh pasukan datang sambil berteriak
Terjadi pergerakan semua kekuatan dan gerombolan melihatnya dari langit.448.
Pejuang yang teguh berjatuhan,
Pukulan dari para pejuang yang sangat keras ditahan, para pejuang berjatuhan di medan perang dan mengalir dalam aliran darah
Begitu lukanya terjadi, gherni itu makan dan terjatuh.
Para pejuang yang terluka berjalan melingkar dan berjatuhan ke tanah dengan wajah menghadap ke bawah.449.
Mereka memotong orang-orang yang tidak dapat disingkirkan dengan amarah,
Dengan sangat marah mereka membunuh orang lain dan terus membunuh para pejuang yang gigih sambil mengencangkan senjata mereka sambil tersenyum
Para pejuang ditangkap dan dipersenjatai dengan amarah,
Dan rasa marah akan mengobarkan para pejuang dan meningkatkan kemarahan orang lain.450.