Sang kakak tidak bisa (secara mutlak) mengetahui rahasia sang adik. 22.
Agak:
Dia mempelajari Ramana dengan penuh minat dan tidak memahami apapun yang tidak mencolok.
Dengan cara ini Chheili akhirnya menipu Banke dan raja yang lembut itu. 23.
dua puluh empat:
Ketika dia memakai perhiasan pelacur itu,
Jadi siang dan malam dia biasa bermain dengan Kunwar.
Saat dia biasa memakai perhiasan kakaknya
Jadi tidak ada yang bisa mengerti apa yang dilakukan raja terhadapnya. 24.
Berikut kesimpulan dari Mantri Bhup Samvad Tria Charitra Sri Charitropakhyan bab 212, semuanya membawa keberuntungan. 212.4074. berlanjut
ganda:
Nama raja Bundel Khand adalah Rudra Ketu.
Dia biasa melayani Rudra siang dan malam, delapan jam sehari. 1.
dua puluh empat:
Nama istrinya adalah Kritu Krit Mati.
Tidak ada wanita lain yang seperti dia.
Raja sangat menyayanginya
Dan memberikan hatinya di tangannya. 2.
ganda:
Dia memiliki seorang putri yang mirip Mriganai.
Banyak raja besar tidak bisa mendapatkannya meski menginginkannya. 3.
Indra mempunyai payung bernama Ketu. Chachu Mati melihatnya
Dan dia mengambil hatinya dan segera menjualnya kepadanya. 4.
dua puluh empat:
Siang dan malam (dia) biasa melihat wujudnya
Dan dia dulu memikirkan hal yang sama dalam benaknya
Untuk mendapatkan cangkang seperti itu
Dan setelah melakukan kenikmatan seksual, saya akan menaruhnya di leher saya. 5.
(Dia) memanggil Sakhi kepadanya
Dan dikirim ke rumah kekasihnya.
Sakhi segera ikut bersamanya
Dan membawanya dan bergabung dengan Kumari. 6.
bersikeras:
Ketika Kumari mendapatkan teman yang diinginkannya
Jadi pegang dia dengan baik dan peluk dia.
Melakukan banyak asana dengan menggigit bibir.
(Dengan cara ini) menghilangkan kesedihan karena kelahiran dan kelahiran. 7.
(Dia) biasa pergi ke kuil Siwa dan memanjakan diri bersamanya.
Dalam pikiran Maha Rudra, tidak ada yang tersisa dalam pikirannya.
Begitu suara manji keluar, (dia) akan membunyikan jam.
(Di sana) melodi saat itu akan lengkap dan tidak ada orang bodoh yang dapat memahaminya. 8.
Suatu hari raja datang (ke sana) sambil memuja Siwa (oleh mereka).
Putrinya membesarkan Sakhi dan mengirimnya ke ayahnya.
(Dia berkata) Wahai Sakhi! Pergilah menemui raja dan katakan seperti ini
Bahwa saya (Kumari) sedang beribadah di sini, (jadi tetap saja) Anda tinggal selama dua jam. 9.
ganda:
(Raja berkata) Putri kami sedang memuja Dewa Siwa.
(Oleh karena itu) duduk di sini selama dua jam, barulah kita berangkat beribadah. 10.