Wahai makhluk bodoh! Kamu belum menyembah Tuhan dan sia-sia terlibat dalam urusan rumah tangga maupun urusan luar.31.
Mengapa anda menyuruh berkali-kali kepada orang-orang tersebut untuk melakukan perbuatan sesat? Karya-karya ini tidak akan berguna bagi mereka
Mengapa Anda berlari kesana kemari demi kekayaan? Kamu boleh melakukan apa saja, tapi kamu tidak akan bisa lepas dari jerat Yama
Bahkan kamu nak, istri dan teman tidak akan menjadi saksimu dan tidak ada satu pun dari mereka yang akan berbicara mewakilimu
Oleh karena itu, hai bodoh! jaga dirimu baik-baik sekarang juga, karena pada akhirnya kamu harus pergi sendiri.32.
Setelah meninggalkan jasmani, wahai bodoh! Istrimu juga akan lari dan menyebutmu hantu
Anak laki-laki, istri dan temannya, semuanya akan berkata bahwa kamu harus segera dibawa keluar dan disuruh pergi ke kuburan
Setelah meninggal, rumah, pantai, dan bumi akan menjadi asing, oleh karena itu,
Wahai binatang yang hebat! jaga dirimu baik-baik sekarang pun, karena pada akhirnya kamu harus pergi sendiri.33.
Tuhan itu Esa dan Kemenangan adalah milik Guru Sejati.
SWAYYA. Ucapan dari mulut suci Raja Kesepuluh:
Wahai teman! apapun yang telah dicatat oleh takdir pasti akan terjadi, oleh karena itu tinggalkanlah kesedihanmu
Tidak ada kesalahan saya dalam hal ini. Saya hanya lupa (untuk melayani Anda lebih awal) jangan marah atas kesalahan saya
Saya pasti akan mengirimkan selimut, tempat tidur, dll. sebagai hadiah keagamaan
Jangan khawatir tentang hal itu, para Kshatriya telah melakukan pekerjaan untuk para Brahmana sekarang bersikap baik kepada mereka, memandang ke arah mereka.1.
SWAYYA
Dengan kebaikan orang-orang Sikh ini, saya telah menaklukkan peperangan dan juga dengan kebaikan mereka, saya telah memberikan amal.
Dengan kebaikan mereka, kumpulan dosa telah dihancurkan dan dengan kebaikan mereka, rumahku penuh dengan kekayaan dan materi
Dengan kebaikan mereka aku mendapat pendidikan dan dengan kebaikan mereka semua musuhku telah dihancurkan
Dengan kebaikan mereka aku telah banyak dihiasi, jika tidak, dengan kebaikan mereka aku akan banyak dihiasi, jika tidak maka akan ada berjuta-juta orang yang rendah hati sepertiku.
SWAYYA
Aku suka melayani mereka dan pikiranku tidak senang melayani orang lain
Amal yang diberikan kepada mereka sungguh baik dan amal yang diberikan kepada orang lain nampaknya tidak baik
Amal yang diberikan kepada mereka akan membuahkan hasil di kemudian hari, dan amal yang diberikan kepada orang lain di dunia tidaklah baik di hadapan sumbangan yang diberikan kepada mereka.
Di rumahku, pikiranku, tubuhku, kekayaanku bahkan kepalaku semuanya milik mereka.3.
DOHR
Sama seperti sedotan yang terbakar dalam kemarahan terperangah, demikian pula,