Banyak yang mendengarkan teks maha suci
Banyak yang mendengarkan pembacaan kitab suci agama, sambil duduk dan banyak pula yang tidak menoleh ke belakang bahkan untuk banyak Kalpa (zaman).158.
Banyak yang makan air sambil duduk.
Banyak orang, sambil duduk, minum air dan banyak pula yang berkeliaran di pegunungan dan negara-negara jauh dan dekat
Banyak yang mengaji (duduk) di gua-gua besar (goa).
Banyak yang duduk di dalam gua dan melafalkan Nama Tuhan dan banyak orang yang hidup selibat bergerak di sungai.159.
Banyak yang duduk di dalam air.
Banyak yang duduk di air dan banyak pula yang menghangatkan diri dengan membakar api
Banyak orang jujur yang tetap diam.
Banyak orang yang mahir berdiam diri, mengingat Tuhan dan banyak pula yang tenggelam dalam konsentrasi pada langit dalam pikirannya.160.
Tubuh (banyak orang) tidak goyah dan anggota badan tidak menderita.
Kemuliaan (mereka) besar dan auranya abhang (tidak binasa).
(Mereka) tidak kenal takut dalam wujudnya dan tercerahkan oleh pengalaman.
Banyak orang asyik bermeditasi pada Tuhan yang stabil dan tanpa sifat buruk, Yang Maha Agung dan terpuji, Yang kemuliaan-Nya Unik, Yang inkarnasi-pengetahuan dan inkarnasi Cahaya, Yang Kemegahannya tidak terwujud dan Yang Tidak terikat.161.
Demikianlah (banyak) orang yang telah melakukan kebajikan yang tak terukur.
Dengan cara ini, ia berlatih Yoga dengan berbagai cara, namun keselamatan tidak dapat dicapai tanpa Guru
Kemudian (mereka) datang dan jatuh di kaki Dutt
Kemudian mereka semua bersujud di kaki Dutt dan memintanya untuk mengajari mereka metode Yoga.162.
Para Apar (siswa) yang dimandikan dengan air,
Mereka yang menjalani upacara penusukan di dalam air, semua pangeran (anak laki-laki) itu berada di bawah perlindungan Anda
(yang) dilakukan banyak orang Sikh di pegunungan,
Mereka yang diinisiasi menjadi murid di pegunungan, mereka dikenal dengan nama Gadis.163.
Menggambarkan Bharata yang menjadi tidak terbatas (murid),
Nama mereka disebut 'Bharthi'.
(yang) dilakukan oleh murid-murid besar di kota-kota,
Dia mengembara di kota-kota dan menjadikan Barat, Parath, Puri dll sebagai Sannyasis.164.
Para murid yang dihiasi di pegunungan,
Mereka diberi nama 'Parbati'.
Dengan cara ini kelima nama itu diucapkan.
Mereka yang dijadikan murid di pegunungan, mereka diberi nama 'Parvat' dan dengan cara ini mengucapkan lima nama, Dutt beristirahat.165.
Mereka yang menjadikan murid di lautan,
Mereka diinisiasi sebagai murid di laut, mereka diberi nama 'Sagar' dan
yang mengikuti tepian Saraswati,
Mereka yang dijadikan murid di tepi sungai Sarasvati, mereka diberi nama 'Sarasvati'.166.
Mereka yang bertugas di kuil,
Mereka yang dijadikan murid di tempat peziarah, murid-murid yang terampil itu diberi nama 'Tirath'
Mereka yang datang dan memegang kaki Dutt,
Mereka yang datang dan menangkap kaki Dutt, mereka semua menjadi harta pembelajaran.167.
Mereka yang memuridkan dimanapun mereka tinggal
Dengan cara ini, dimanapun para murid tinggal dan dimanapun murid melakukan sesuatu,
Dan pergi ke sana dan menjadikan mereka pelayan.
Pertapaan itu didirikan di sana atas namanya.
Di Ban ('Arn') yang merupakan pengikut Dutt
Dan Sannyas Shiromani dan kecerdasannya sangat murni (Datta).
Para murid yang pergi ke sana dan membuat,
Purusha Dutt yang tak kenal takut itu membuat beberapa murid di Aranyaks (forets), mereka diberi nama `Aranayaks`.169.
Akhir bab berjudul "Sepuluh nama murid Inkarnasi Kognisi dari orang bijak Dutt" di Bachittar Natak.
(Sekarang dimulailah uraian menjadikan batin sebagai Guru Kedua) PAADHARI STANZA
Berlengan selutut dan sangat mengesankan
Kemuliaan raja Sannyasis itu tak terlukiskan dan dampak dari lengannya yang panjang sangat besar
dimana dia duduk,
Ke mana pun orang bijak Dutt pergi, di sana juga cahayanya berkilau dan kecerdasan murni meluas.170.
Mereka yang merupakan raja di negeri ini,
Raja-raja dari negeri-negeri jauh dan dekat, meninggalkan harga diri mereka, datang dan bersujud di kakinya
(Mereka) mengabaikan tindakan limbah lainnya
Mereka meninggalkan semua tindakan yang salah dan dengan tekad bulat, menjadikan Dutt, raja para Yogi, sebagai basis mereka.171.
Meninggalkan semua harapan lainnya, satu harapan (diasumsikan) di Chit.
Melepaskan semua keinginan lainnya, hanya satu keinginan untuk bertemu dengan Tuhan yang tersisa di hati mereka dan
Dimanapun (Datta) mengembara di antara daratan,
Pikiran mereka semua sangat murni dan tanpa sifat buruk apa pun, ke negara mana pun Dutt pergi, raja di tempat itu akan tunduk.172.
DOHR
Muni Dutt yang mempunyai pikiran yang hebat, kemanapun dia biasa mengembara,
Ke arah mana pun Dutt pergi, penduduk tempat itu meninggalkan rumah mereka dan menemaninya.173.
CHAUPAI
Ke negara mana pun orang bijak agung (Datta) pergi,
Ke negara mana pun orang bijak Dutt pergi, semua orang tua dan anak di bawah umur menemaninya
Yang satu yoga dan yang lainnya bentuk tak terukur,
Padahal dia seorang Yogi, dia juga luar biasa cantiknya, lalu siapa yang akan ada tanpa daya pikat.174.
Kemana perginya sannyas yoga?
Dimanapun pengaruh Yoga dan Sannya mencapainya, orang-orang meninggalkan semua perlengkapannya dan menjadi tidak terikat.
Tidak ada tanah seperti itu yang terlihat,
Tidak ada tempat yang terlihat, di mana tidak ada dampak Yoga dan Sannyas.175.