(Dia) adalah Yang Maha Esa dan Yang Maha Berkah
Beliau adalah seorang resi yang agung, tenggelam dalam cinta kasih Purusha Agung yaitu Tuhan
(Dia) terserap dalam esensi pengabdian ilahi dan enam kebajikan
Beliau adalah seorang penyembah Brahman, yang mengetahui filosofi enam Shastra dan seorang yang tetap hanyut dalam Nama Tuhan.206.
(Itu) Tubuh putih Mahamuni bersinar
Tubuh putih dari orang bijak agung itu memikat para dewa, manusia, dan orang bijak
Tempat dimana Datta pergi dengan perbuatan baik,
Ke mana pun Dutt, orang bijak yang melakukan perbuatan baik pergi, semua orang yang tinggal di sana menjadi pasif.207.
Dengan melihatnya, ilusi dan khayalan dihilangkan.
Melihatnya, segala khayalan, kemelekatan dan lain-lain, lenyap dan semuanya terserap dalam bhakti kepada Tuhan
Segala dosa dan panas dihalau.
Dosa dan penyakit semua orang dilenyapkan, semua tetap asyik dalam meditasi kepada Tuhan Yang Maha Esa.208.
Di sana (dia) menemukan Kachhan
Orang bijak itu bertemu dengan seorang wanita tukang kebun di sana, yang terus-menerus berteriak
Ladangnya hancur) teriaknya.
Orang bijak itu merasakan gagasan tentang teriakannya dalam pikirannya, mengadopsinya sebagai Guru kesepuluh.209.
Siapapun yang tidur, (dia) akan kehilangan asal usulnya.
Siapa yang mengabdi kepada Tuhan, maka dia akan menghancurkan ego yang merupakan asal mula dunia
Yang kami maksud adalah pidatonya untuk pikiran yang sebenarnya.
Siapa yang benar-benar terbangun dari tidur maya, dia akan mengabadikan Tuhan dalam tidur maya, dia akan mengabadikan Tuhan dalam hatinya, orang bijak menerima suara wanita tukang kebun itu sebagai suara yang benar dan sebagai kekuatan menyalakan ilmu pengetahuan. Yoga.210.
Akhir dari uraian pengangkatan Nyonya Gradener sebagai Guru Kesepuluh.
Sekarang dimulailah deskripsi pengangkatan Surath sebagai Guru Kesebelas
CHAUPAI
Dutt Dev kemudian melanjutkan
Kemudian orang bijak Dutt, yang mempraktikkan semua seni Yoga, bergerak maju
(Nya) Amit Tej dan Ujla memiliki pengaruh,
Kemuliaan-Nya tidak terhingga dan Ia tampak seperti Tuhan kedua.211.
(Dia yang) telah menyempurnakan semua seni Yoga,
Purusha yang mahir dan mengamati keheningan itu mempraktikkan semua keterampilan Yoga
(Dia memiliki) kecepatan dan pengaruh yang besar,
Melihat kejayaan dan pengaruhnya yang luar biasa, kedudukan Indra pun ikut bergetar.212.
STANZA MADHUBHAAR DENGAN RAHMATMU
Seorang bijak yang berpikiran murah hati
(yang di dalamnya) terdapat sifat-sifat yang tak terhitung banyaknya,
Tenggelam dalam Hari Bhakti
Orang bijak yang dermawan, penuh dengan sifat-sifat yang tak terhingga banyaknya, larut dalam bhakti kepada Tuhan dan berada di bawah ketundukan kepada Tuhan.213.
Meninggalkan indulgensi negara,
sannyas yoga (mengambil)
Dan dengan menjadi Sanyas Raj
Meninggalkan kenikmatan kerajaan sehingga raja para Yogi telah mengadopsi Sannyas dan Yoga demi pengabdian dan keinginan untuk bertemu dengan Tuhan.214.
Wajah (Nya) memiliki tampilan yang sangat besar,
Keindahan wajah inkarnasi sempurna itu sungguh luar biasa
(Dia) selengkap Kharag (Kushangra bijaksana).
Beliau tajam bagaikan belati dan juga ahli dalam berbagai ilmu pengetahuan terkemuka.215.
Bentuknya indah,
Kemuliaan tidak ada bandingannya,
memiliki aura yang sangat besar,
Orang bijak yang menawan itu memiliki keagungan yang unik, kemuliaan yang tak terbatas, dan pikiran yang murah hati.216.