Dia menganggap semua Chhatriya sebagai Chhatrapati
Dia muncul di hadapan para ksatria sebagai Penguasa dan di hadapan para Yogi sebagai Yogi Tertinggi
Pegunungan bersalju (arthantar-chandrama) kemudian dikenalnya sebagai Himalaya
Pegunungan menganggapnya sebagai Himalaya dan kegelapan menganggapnya sebagai pancaran sinar matahari.145.
Jal mengenalinya sebagai 'Jal Sarup'
Air menganggapnya sebagai laut dan awan menganggapnya sebagai Indra
Weda melihatnya sebagai dewa
Weda menganggapnya sebagai Brahman dan para Brahmana membayangkannya sebagai orang bijak Vyas.146.
Lachhmi menerimanya sebagai Wisnu
Lakshmi menganggapnya sebagai Wisnu dan Indrani sebagai Indra
Para wali melihatnya dengan tenang
Orang-orang kudus melihat perdamaian-Nya sebagai personifikasi dan musuh-musuh sebagai personifikasi bentrokan.147.
Para pasien meminum obat itu
Penyakit memandangnya sebagai obat dan wanita sebagai nafsu
Teman dianggap sebagai teman baik
Para sahabat menganggapnya sebagai sahabat baik dan para Yogi sebagai intisari Yang Maha Agung.148.
Bangsa Moor menganggapnya sebagai pengganti yang mengerikan
Burung merak menganggapnya sebagai awan dan Chakvi (bebek Brahmana) sebagai matahari
Suku Chakor memahami bentuk bulan
Ayam hutan betina memandangnya sebagai bulan dan cangkangnya sebagai tetesan hujan.149.
Cuckoo menganggap bulan musim semi
Burung bulbul melihatnya sebagai musim semi dan burung hujan sebagai tetesan hujan
Orang-orang kudus memandang lurus
Para Sadhu (orang suci) memandang Siddh (seorang ahli) dan raja-rajanya sebagai Penguasa.150.
Pengemis dianggap sedekah
Para pengemis melihatnya sebagai Donor dan musuh sebagai KAL (kematian)
Simritis dilihat sebagai Shastra
Smritis menganggapnya sebagai pengetahuan tentang Shastra dan para suci sebagai Kebenaran.151.
Mereka yang berkepentingan sadhu diidentikkan dengan challan murni ('sheel').
Para wali memandangnya sebagai personifikasi perilaku baik dan menyerap kebaikannya dalam pikiran mereka
Bangsa Moor mengenali bentuk alternatifnya
Burung merak menganggapnya sebagai awan dan pencuri sebagai fajar.152.
Rakyat jelata disarankan sebagai Kam-Kel
Para wanita menganggapnya sebagai penjelmaan nafsu dan para orang suci melihatnya mahir
Para Naga ('Fniyar') mengenalnya sebagai Sheshnag
Para ular menganggapnya sebagai Sheshnaga dan para dewa mempercayainya sebagai ambrosia.153.
Suzhya dengan berdoa kepada para Naga ('Faniar').
Dia tampak seperti permata di dalam ular dan makhluk melihatnya sebagai prana (kekuatan hidup)
Raghubansi ditegaskan sebagai Raghu Raj
Di seluruh klan Raghu, dia disahkan sebagai klan raghhu, dia disahkan sebagai Raghuraj, raja Raghu dan para Yadawa menganggapnya seperti Krishna.154.
Mereka yang berada dalam kesusahan menganggapnya sebagai penghancur kesusahan
Penderitaan melihatnya sebagai penghancur penderitaan dan Bali melihatnya sebagai Vaman
Para pemuja Siwa melihat Siwa dalam wujudnya
Para pemuja Siwa menganggapnya sebagai Siwa dan juga sebagai Vyas dan Parashar.155.
Para brahmana menggambarkan Weda dalam bentuk
Para Brahmana menganggapnya sebagai Weda dan Ksatria sebagai perang
Cara Joe berpikir,
Barangsiapa memikirkan dirinya dengan cara apa pun, ia menampilkan dirinya sesuai dengan keinginannya.156.