Yang tubuhnya bagaikan emas dan keindahannya bagaikan bulan.
Tubuh Krishna bagaikan emas dan Kemuliaan wajah bagaikan bulan, mendengarkan nada seruling, pikiran para gopi hanya tinggal terjerat di sini.641.
Melodi Dev Gandhari, Vibhas, Bilawal, Sarang (ragas utama) bersemayam di dalamnya (seruling).
Lagu pemberi kedamaian dimainkan dengan seruling mengenai mode musik Devgandhari, Vibhas, Bilawal, Sarang Sorath, Shuddh Malhar dan Malshri
(Mendengar suara itu) semua dewa dan manusia menjadi terpesona dan para gopi lari gembira mendengarnya.
Mendengar hal itu, semua dewa dan manusia merasa senang, berlarian dan mereka tersihir oleh alunan nada yang sedemikian hebatnya sehingga mereka seolah-olah telah terperangkap dalam semacam jerat cinta kasih yang disebarkan oleh Krishna.642.
Dia yang wajahnya sangat cantik dan mengenakan kain kuning di bahunya
Dialah yang menghancurkan setan Aghasura dan yang telah melindungi para tetuanya dari mulut ular
Siapa yang akan memenggal kepala orang jahat dan siapa yang akan mengalahkan penderitaan orang benar.
Dia yang merupakan penghancur para tiran dan penghilang penderitaan para suci, bahwa Krishna, yang memainkan serulingnya yang gurih, telah memikat pikiran para dewa.643.
Siapa yang telah memberikan kerajaan kepada Vibhishana dan siapa yang membunuh Rahwana dalam kemarahan.
Dia, yang memberikan kerajaan kepada Vibhishna, membunuh Rahwana dengan sangat marah, yang memenggal kepala Shishupal dengan cakramnya.
Dialah Kamadeva (yang ganteng) dan suami Sita (Rama) yang penampilannya tak tertandingi.
Siapakah yang cantik bagaikan dewa cinta dan siapakah Ram, suami Sita, yang kecantikannya tak tertandingi oleh siapa pun, itulah Kresna dengan seruling di tangannya, kini memukau pikiran para gopi menawan.644.
Radha, Chandrabhaga dan Chandramukhi (gopis) semuanya bermain bersama.
Radha, Chandarbhaga dan Chandarmudhi semuanya bernyanyi bersama dan asyik dalam olahraga asmara
Para dewa juga melihat pertunjukan indah ini, meninggalkan tempat tinggal mereka
Sekarang dengarkan cerita pendek tentang pembunuhan iblis.645.
Dimana para gopi menari dan burung bersenandung di atas bunga yang sedang mekar.
Tempat dimana para gopi menari, disana bunga-bunga bermekaran dan lebah-lebah hitam bersenandung, sungai bersama menyanyikan sebuah lagu
Mereka bermain dengan penuh cinta dan tidak menyimpan keraguan dalam pikiran mereka.
Mereka bermain di sana tanpa rasa takut dan penuh kasih sayang dan keduanya tidak menerima kekalahan satu sama lain dalam membacakan puisi dll.646.
Kini menjadi gambaran Yaksha yang terbang bersama para gopi di angkasa
SWAYYA