'Dengar, Raja, gadis ini sudah cukup menanggung penderitaan tanpamu.
'Lagi pula, kamu tidak mengirim siapa pun untuk menanyakan kesejahteraanku.'(l8)
chaupae
Ketika tubuh 'Triya' (artinya saya) sangat menderita
'Ketika wanita dalam diriku sangat sedih, dia menjadi jengkel dan berkata,
'Ketika wanita dalam diriku sangat sedih, dia menjadi jengkel dan berkata,
“Siapa pun yang menyelamatkannya, akan menjadi suaminya.”(l9)
Dohira
'Seorang pengantar susu merencanakan dan menyelamatkan saya.
'Dan sekarang dia berkata, "Kamu adalah wanitaku." '(20)
chaupae
Aku mengatakan ini kepadamu dengan sedih
'Dengan susah payah, kuberitahukan padamu bahwa masalahnya bukan di tanganku.
Wahai Rajan! beritahu aku apa yang harus kulakukan
'Katakan padaku, Rajaku, apa yang harus aku lakukan. Haruskah aku mengadopsi si miskin itu dan menyingkirkanmu.' (21)
Dohira
Setelah mendengarkan hal ini, raja memanggil tukang susu,
Dan segera, sambil mengikatnya, melemparkannya ke sungai.(22)
'Pengantar susu yang telah menyelamatkannya dari cengkeraman kematian,
Dengan memerankan sandiwara di hadapan Raja, dia membunuhnya.(23)(1)
Perumpamaan Kedua Puluh Sembilan Percakapan Raja dan Menteri yang Menguntungkan, Diselesaikan dengan Doa. (29)(577)
chaupae
Chitra Singh (raja) berkata kepada menteri
Di sana Raja Chiter Singh berkata kepada Menteri, 'Apa pun yang Anda katakan, hal itu telah menghilangkan segala pengkhianatan dari pikiran saya.
Di sana Raja Chiter Singh berkata kepada Menteri, 'Apa pun yang Anda katakan, hal itu telah menghilangkan segala pengkhianatan dari pikiran saya.
'Apa pun yang kamu katakan padaku, itu seperti memasukkan nektar ke telingaku.'(1)
Dohira
'Berkonsentrasi pada pikiran, tubuh dan jiwa Anda, Oh Menteri saya, saya meminta Anda,
'Berapa pun jumlah Chritars Keberuntungan yang Anda kenal, ceritakan kepada saya.'(2)
Ada Raja bermata satu yang wanitanya mesum.
(Inilah) bagaimana dia menikmati bersama temannya setelah mengoleskan bedak berwarna ke mata Raja.(3)
chaupae
Ketika bulan Fagan tiba
'Dengan mendekatnya musim semi, mekarlah hati para jantan dan betina.
'Dengan mendekatnya musim semi, mekarlah hati para jantan dan betina.
Setiap rumah dihujani kebahagiaan dan mereka bersuka ria bernyanyi sambil bertepuk tangan.(4)
Setiap rumah dihujani kebahagiaan dan mereka bersuka ria bernyanyi sambil bertepuk tangan.(4)
Ada seorang wanita bernama Chaachar Mall yang cantik dan memiliki tubuh yang sangat langsing.
Ada seorang wanita bernama Chaachar Mall yang cantik dan memiliki tubuh yang sangat langsing.
Ada seorang Raja bernama Mani Sen yang mempunyai istri bernama Chaachar Mati (5)
Ada seorang Raja bernama Mani Sen yang mempunyai istri bernama Chaachar Mati (5)
Ketika dia melihat seorang akrobat tampan, dia merasa seperti tertembak panah Cupid.
Ketika dia melihat seorang akrobat tampan, dia merasa seperti tertembak panah Cupid.
Seluruh pikiran, tubuh dan jiwanya ditundukkan, dan dia menjadi seperti budak yang didapat.( 6)
Dohira
Lagu-lagu itu dibacakan di setiap rumah.
Setiap rumah menari dengan irama drum.(7)
Datanglah pemain akrobat, yang sepertinya adalah Raja dari semua pemain akrobat,
Dan dia, yang bernama Navrang, adalah lambang Cupid.(8)
chaupae
Ada hiruk pikuk permainan lambat di kota.
Astaga, festival warna sedang berlangsung meriah di kota, dan setiap pria dan wanita menari dan bernyanyi.
Astaga, festival warna sedang berlangsung meriah di kota, dan setiap pria dan wanita menari dan bernyanyi.
Yang tua bersenang-senang dengan yang tua dan saling melempar bunga.(9)
Dohira
Diiringi tabuhan genderang, nyanyian Kudus dinyanyikan di setiap rumah.
Harmoni mengalir di setiap pintu rumah dan musik terdengar di seluruh rumah tangga.(10)
Para gadis itu menyanyikan lagu-lagu itu secara serempak dan memerankan sandiwara,
Musik yang mengalir dari seruling, terompet, dan bongo merajalela di mana-mana.(11)
chaupae
Pria dan wanita telah menciptakan permainan bersama
Laki-laki dan perempuan berbagi hiburan.
Dari kedua sisi (para remaja putri) tembak
Dari kedua sisi warna-warni bertabur di bawah pengaruh musik.(12)
Dohira
Di antara banyaknya laki-laki, perempuan dan gadis-gadis,
Pakaian berwarna kunyit mendominasi.(13)
Setiap rumah tangga sibuk bermain Kudus dan bernyanyi riang,
Suara bongo yang diiringi tarian terdengar dari setiap rumah.(l4 )
Pemuda itu terpesona oleh penampilannya,
Dan Rani pun langsung terjerat cintanya.(l5)
Setiap pria dan wanita menikmati nyanyian musim semi,