Menatap keajaiban Ciptaan Tuhan, saya takjub dan takjub.
Gurmukh memperoleh Naam, Nama Tuhan, dengan rahmat-Nya. ||3||
Sang Pencipta sendirilah yang menikmati segala kesenangan.
Apapun yang Dia lakukan, pasti terjadi.
Dialah Maha Pemberi; Dia tidak punya keserakahan sama sekali.
Wahai Nanak, menghayati Sabda Shabad, manusia bertemu dengan Tuhan. ||4||6||
Basant, Mehl Ketiga:
Dengan takdir yang sempurna, seseorang bertindak dalam kebenaran.
Mengingat Tuhan Yang Maha Esa, seseorang tidak harus memasuki siklus reinkarnasi.
Berbuahlah kedatangan ke dalam dunia, dan kehidupan seseorang
yang secara intuitif tetap terserap dalam Nama Asli. ||1||
Gurmukh bertindak, dengan penuh kasih menyelaraskan diri dengan Tuhan.
Berbakti kepada Nama Tuhan, dan hilangkan kesombongan dari dalam. ||1||Jeda||
Benarlah perkataan orang yang rendah hati itu;
melalui Sabda Shabad Guru, tersebar ke seluruh dunia.
Sepanjang empat zaman, ketenaran dan kejayaannya menyebar.
Dijiwai dengan Naam, Nama Tuhan, hamba Tuhan yang rendah hati dikenal dan terkenal. ||2||
Beberapa tetap dengan penuh kasih selaras dengan Kata-Kata Sejati Shabad.
Benarlah makhluk rendah hati yang mencintai Tuhan Yang Sejati.
Mereka bermeditasi pada Tuhan yang Sejati, dan memandang Dia dekat, selalu hadir.
Mereka adalah debu dari kaki padma para Suci yang rendah hati. ||3||
Hanya ada Satu Tuhan Pencipta; tidak ada yang lain sama sekali.
Melalui Sabda Shabad Guru, muncullah Persatuan dengan Tuhan.
Siapapun yang mengabdi pada Tuhan yang Sejati akan mendapatkan kebahagiaan.
Wahai Nanak, dia secara intuitif terserap dalam Naam, Nama Tuhan. ||4||7||
Basant, Mehl Ketiga:
Hamba Tuhan yang rendah hati memuja Dia, dan memandang Dia selalu hadir, dekat.
Dia adalah debu dari kaki padma para Suci yang rendah hati.
Mereka yang tetap dengan penuh kasih menyelaraskan diri dengan Tuhan selamanya
diberkati dengan pemahaman oleh Guru Sejati yang Sempurna. ||1||
Betapa jarangnya mereka yang menjadi budak dari hamba Tuhan.
Mereka mencapai status tertinggi. ||1||Jeda||
Jadi sembahlah Tuhan Yang Esa, jangan yang lain.
Melayani Dia, diperoleh kedamaian abadi.
Dia tidak mati; Dia tidak datang dan pergi dalam reinkarnasi.
Mengapa aku harus mengabdi kepada selain Dia, wahai ibuku? ||2||
Benarlah makhluk rendah hati yang menyadari Tuhan Sejati.
Menaklukkan kesombongan diri mereka, mereka menyatu secara intuitif ke dalam Naam, Nama Tuhan.
Keluarga Gurmukh berkumpul di Naam.
Pikiran mereka sempurna, dan reputasi mereka sempurna. ||3||
Kenalilah Tuhan, yang memberimu hikmah rohani,
dan mewujudkan Tuhan Yang Maha Esa, melalui Sabda Shabad yang Benar.
Ketika manusia mengecap hakikat agung Tuhan, ia menjadi murni dan suci.
Wahai Nanak, mereka yang dijiwai dengan Naam – reputasi mereka benar. ||4||8||
Basant, Mehl Ketiga:
Mereka yang dijiwai dengan Naam, Nama Tuhan – generasi mereka ditebus dan diselamatkan.
Benarlah perkataan mereka; mereka menyukai Naam.
Mengapa para manmukh pengembara yang mementingkan diri sendiri malah datang ke dunia?
Melupakan Naam, manusia menyia-nyiakan hidup mereka. ||1||
Barangsiapa mati dalam keadaan masih hidup, maka ia benar-benar mati, dan menghiasi kematiannya.
Melalui Sabda Shabad Guru, dia mengabadikan Tuhan Sejati di dalam hatinya. ||1||Jeda||
Kebenaran adalah makanan para Gurmukh; tubuhnya disucikan dan murni.
Pikirannya sempurna; dia selamanya adalah samudra kebajikan.
Ia tidak dipaksa untuk datang dan pergi dalam siklus kelahiran dan kematian.
Atas karunia Guru, dia menyatu dengan Tuhan Sejati. ||2||
Dengan mengabdi kepada Tuhan yang Sejati, seseorang menyadari Kebenaran.
Melalui Sabda Shabad Sang Guru, ia menuju ke pelataran Tuhan dengan panji-panjinya berkibar dengan bangga.