ਚੇਤੁ ਬਸੰਤੁ ਭਲਾ ਭਵਰ ਸੁਹਾਵੜੇ ॥
chet basant bhalaa bhavar suhaavarre |

Di bulan Chayt, musim semi yang indah telah tiba, dan lebah bersenandung kegirangan.

ਬਨ ਫੂਲੇ ਮੰਝ ਬਾਰਿ ਮੈ ਪਿਰੁ ਘਰਿ ਬਾਹੁੜੈ ॥
ban foole manjh baar mai pir ghar baahurrai |

Hutan bermekaran di depan pintuku; andai saja Kekasihku kembali ke rumahku!

ਪਿਰੁ ਘਰਿ ਨਹੀ ਆਵੈ ਧਨ ਕਿਉ ਸੁਖੁ ਪਾਵੈ ਬਿਰਹਿ ਬਿਰੋਧ ਤਨੁ ਛੀਜੈ ॥
pir ghar nahee aavai dhan kiau sukh paavai bireh birodh tan chheejai |

Jika Suaminya, Tuannya, tidak kembali ke rumah, bagaimana jiwa mempelai dapat menemukan kedamaian? Tubuhnya melemah karena kesedihan karena perpisahan.

ਕੋਕਿਲ ਅੰਬਿ ਸੁਹਾਵੀ ਬੋਲੈ ਕਿਉ ਦੁਖੁ ਅੰਕਿ ਸਹੀਜੈ ॥
kokil anb suhaavee bolai kiau dukh ank saheejai |

Burung kicau indah berkicau, hinggap di pohon mangga; tapi bagaimana aku bisa menahan rasa sakit yang ada di lubuk hatiku?

ਭਵਰੁ ਭਵੰਤਾ ਫੂਲੀ ਡਾਲੀ ਕਿਉ ਜੀਵਾ ਮਰੁ ਮਾਏ ॥
bhavar bhavantaa foolee ddaalee kiau jeevaa mar maae |

Lebah berdengung di sekitar dahan berbunga; tapi bagaimana aku bisa bertahan? Aku sekarat, hai ibuku!

ਨਾਨਕ ਚੇਤਿ ਸਹਜਿ ਸੁਖੁ ਪਾਵੈ ਜੇ ਹਰਿ ਵਰੁ ਘਰਿ ਧਨ ਪਾਏ ॥੫॥
naanak chet sahaj sukh paavai je har var ghar dhan paae |5|

Wahai Nanak, di Chayt, kedamaian mudah diperoleh, jika sang pengantin memperoleh Tuhan sebagai Suaminya, di dalam rumah hatinya sendiri. ||5||

Sri Guru Granth Sahib
Informasi Shabad

Judul: Raag Tukhaari
Penulis: Guru Nanak Dev Ji
Halaman: 1107 - 1108
Nomor Baris: 15 - 3

Raag Tukhaari

Tukhari menyampaikan ambisi kuat jiwa untuk menonjolkan kebesaran Sang Pencipta ke dalam pikiran. Tujuan ini sangat penting bagi jiwa dan oleh karena itu, jiwa tidak akan menyerah meskipun pikiran keras kepala tidak responsif. Raag ini menggambarkan fokus jiwa pada tujuannya, dengan menyampaikan pesannya ke pikiran secara langsung dan kemudian menggunakan pendekatan yang lebih lembut. Perasaan Raag ini didominasi oleh hasrat membara jiwa untuk meyakinkan pikiran agar mengikuti rencana pencerahannya dan karenanya menjadi satu dengan Akaal (Tuhan).