Nanak selamanya menjadi pengorbanan kepada mereka. ||5||
Basuh kaki Yang Kudus, dan minum dalam air ini.
Dedikasikan jiwamu kepada Yang Kudus.
Mandilah penyucianmu dalam debu kaki Yang Maha Suci.
Kepada Yang Kudus, jadikanlah hidupmu sebagai korban.
Pelayanan kepada Yang Kudus diperoleh dengan keberuntungan yang besar.
Dalam Saadh Sangat, Kumpulan Yang Kudus, Kirtan Pujian Tuhan dinyanyikan.
Dari segala macam bahaya, Orang Suci menyelamatkan kita.
Menyanyi Puji-pujian Tuhan, kami merasai intipati ambrosial.
Mencari Perlindungan Orang Suci, kami telah datang ke pintu mereka.
Segala kemudahan wahai Nanak diperolehi. ||6||
Dia menghidupkan kembali ke dalam kematian.
Dia memberi makanan kepada orang yang lapar.
Semua harta berada dalam Pandangan Rahmat-Nya.
Orang memperoleh apa yang mereka telah ditetapkan untuk menerima.
Segala sesuatu adalah milik-Nya; Dialah yang melakukan segalanya.
Selain Dia, tidak pernah ada yang lain, dan tidak akan pernah ada.
Renungkanlah Dia selama-lamanya, siang dan malam.
Cara hidup ini dimuliakan dan tidak bernoda.
Seseorang yang Tuhan, dalam Rahmat-Nya, memberkati dengan Nama-Nya