Keselamatan, wahai Nanak, dicapai dengan menyebut Nama Tuhan Yang Maha Esa. ||1||
Orang yang tampan tidak boleh sombong;
Cahaya Tuhan ada di semua hati.
Mengapa seseorang harus bangga menjadi kaya?
Segala kekayaan adalah anugerah-Nya.
Seseorang mungkin menyebut dirinya pahlawan yang hebat,
tapi tanpa Kuasa Tuhan, apa yang bisa dilakukan seseorang?
Orang yang membual tentang memberi kepada badan amal
Pemberi Besar akan menilai dia sebagai orang bodoh.
Seseorang yang, atas karunia Guru, disembuhkan dari penyakit ego
- Wahai Nanak, orang itu sehat selamanya. ||2||
Bagaikan sebuah istana yang ditopang oleh pilar-pilarnya,
begitu pula Firman Guru mendukung pikiran.
Bagaikan batu yang ditaruh di perahu dapat menyeberangi sungai,
begitu pula manusia dapat diselamatkan, dengan berpegangan pada Kaki Guru.
Saat kegelapan diterangi oleh lampu,
begitu pula pikiran berkembang, melihat Penglihatan Terberkahi dari Darshan Guru.
Jalannya ditemukan melalui hutan belantara yang luas dengan bergabung dengan Saadh Sangat,
Perkumpulan Yang Kudus, dan cahaya seseorang bersinar.
Aku mencari debu kaki para Orang Suci itu;